Drama KPK Vs Setnov; Beginilah Ciri-Ciri Rezim Malas dan Dungu



Festivalisasi kasus pak nov ini adalah sikap cuci tangan rezim jokowi yang sedang sekarat. Sampai sampai semua rakyat dipalak agar kas negara sehat, memang beginilah ciri-ciri rezim malas dan dungu. Tapi untk menutupi wajah nya, mereka bikin drama seolah rezim ini sehat, eksekutif sehat, yang bikin negara hancur bukan jokowi tapi DPR, begitu arah nya.

Tengku Zulkifli Usman (Analis politik dunia Islam)

Drama KPK versus pak Nov justru menunjukkan wajah asli rezim (Bukan Maksud mbela P Nov).

KPK yang rusak parah, tapi cari kambing hitam buat dijadikan korban. KPK sangat bobrok, tapi kita seolah sepakat bahwa pak Nov yang salah.

Dalam konstitusi kita, DPR tidak punya hak mengelola anggaran, dia hanya mensetting anggaran. Sedangkan hak pengguna anggaran adanya ditangan Jokowi, kita lupa itu. Di tangan Jokowi lah Ratusan triliun uang negara gak jelas, coba tanya BPK siapa yang bikin keuangan negara kacau. Jangan tanya KPK, karena KPK adalah alat pencitraan rezim untuk menutupi kegagalannya urus negara.

Festivalisasi kasus pak nov ini adalah sikap cuci tangan rezim jokowi yang sedang sekarat. Sampai sampai semua rakyat dipalak agar kas negara sehat, memang beginilah ciri-ciri rezim malas dan dungu. Tapi untk menutupi wajah nya, mereka bikin drama seolah rezim ini sehat, eksekutif sehat, yang bikin negara hancur bukan jokowi tapi DPR, begitu arah nya.

Rezim semakin panik, saat penerimaan pajak tidak mencapai target, minus 400an Triliun. Padahal waktu yang tersedia adalah hanya dua bulan, bukan cari solusi tapi malah bikin drama jemput pak nov tengah malam.

Rezim ini sedang frustasi, terakhir pinjam dana ke jepang lagi, karena negara terancam shut down. Mereka sok sok an mau ngejar pelaku korupsi e ktp bernilai 2 Triliunan itu. Tapi korupsi pelindo II yang menurut BPK negara rugi 4 Triliunan gak ada kabarnya. Apakah karena kasus korupsi pelindo II melibatkan orangnya JK jadi tetap aman?.

Terus kasus kasus seperti sumber waras pada kemana? Ditelan segitiga bermuda? KPK kalian sedang ngapain?.

Saya gak maksud bela pak Nov dalam e ktp, tapi beginikah cara kita memberantas korupsi? Merusak semua sistem hukum kita yang mahal demi pencitraan 2019?. Bukankah dalam kasus e ktp, selain pak nov, nama gub jateng dan gub sulut dari PDIP juga disebut? Pada kemana mereka?

Bukankah nama ketua KPK saat ini juga disebut juga terlibat? Mana penyelidikan dan penyidikannya? Dimulai saja gak.

Lama lama kita lupa esensi utama drama ini, kita digiring oleh media partisan yang nonstop live membius kita semua. Agar kita sepakat dalam ketidakwarasan ini, lalu kita lupa biang kerok bencana ini yaitu akibat rezim dungu yang tak bertuhan dan tak punya rasa malu. []

loading...