Pasca PDIP Tengkurep, Jokowi Resmi Diusung Nasdem di Pilpres 2019



Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Partai NasDem dengan resmi mencalonkan kembali Presiden Joko Widodo

Mujahid 212 - Partai NasDem resmi mencalonkan kembali Presiden Joko Widodo pada pemilu 2019. Hal itu disampaikan langsung Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat pidato politik di pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) IV dan HUT ke-6 NasDem, Rabu malam (15/11).

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Partai NasDem dengan resmi mencalonkan kembali Presiden Joko Widodo," ujar Paloh sambil disambut tepuk tangan meriah kader.

Surya Paloh menyatakan partainya akan total dan bertanggungjawab mendukung pemerintahan Jokowi.

Dalam pidatonya, Paloh juga meminta kepada seluruh kader untuk menebar harapan bahwa Indonesia lebih baik dari masa ke masa. Paloh pun meminta agar para kader mengabaikan sindiran yang datang dalam melaksanakan tugas itu.

"Bila itu dianggap sebagai pencitraan biarkan saja. Jangan cepat-cepat marah. Ada hujatan ada kritikan kita hargai. Implementasikan demokrasi," katanya.

Usai memberi sambutan, Paloh kemudian mempersilakan Jokowi naik ke atas podium untuk menerima dukungan secara simbolis sekaligus membuka Rakernas NasDem.

Pembukaan Rakernas IV NasDem ini dihadiri oleh sejumlah menteri kabinet kerja dan petinggi partai politik. Diantaranya adalah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Jaksa Agung HM Prasetyo, Menkopolhukam Wiranto, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Menteri ATR Sofyan Djalil, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Mantan Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Ketua Umum PPP M Romahurmuziy, Sekretaris Partai Golkar Idrus Marham, serta Ketua Umum PKPI Hendropriyono.

Selain NasDem, dukungan kepada Jokowi juga datang dari Partai Golkar, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, (PKPI) Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Hati Nurani Rakyat.

Sementara Partai Persatuan Indonesia yang dipimpin Hary Tanoesoedibjo baru akan mengumumkan dukungan pada Jokowi saat rapat pimpinan nasional atau setelah dipastikan lolos verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum.

Di sisi lain, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sebagai partai pengusung Jokowi saat Pilpres 2014, belum menyatakan secara resmi dukungan kepada mantan Wali Kota Solo itu untuk Pilpres 2019 mendatang. []

Sumber: CNN

loading...